Skip navigation

18 april, saya terbangun pukul 05.45. Semalam acing dan dagor datang, main ama dude. Tapi karena dagor kuliah pagi, dia pulang duluan, dan acing lanjut bermain dengan dude hingga 23.30. Saya sudah tertidur dari jam 22.30.
Saya sangat berat sekali untuk bangun, tapi iler saya udah kemana-mana.. Entah kenapa akhir-akhir ini produksinya agak berlebih.. Hehe.. Jadi saya segera cuci muka.
Saya pun kemudian melanjutkan hunting barang2 buat spending.. Pop juga ikutan liat, dan ikut diskusi juga gimana-gimananya. Dan akhirnya saya putuskan untuk mengecek casing pc acrylic di sunter.

Saya sudah ada plan dengan acing untuk ke mangga dua dan kelapa gading, tapi taunya ortu dia lagi pergi, jadi dia jaga rumah dulu. Saya pun memang masih browsing2 alternatif produk, dan akhirnya acing dtg pada jam 12.. Wew.. That’s gonna be hot, and it was HOT.

Destination 1: Harcomas Mangga Dua
di awal perjalanan acing menunjukkan fuel meter nya dan jarumnya menunjuk E, alias empty. Dia berkata bahwa dengan bensin E ini, akan cukup untuk membawa kita pulang pergi, secara saya sih ga percaya, karena kalaupun spare bensinnya 1 liter, rasanya terlalu pas-pasan untuk ukuran motor Jupiter pulang pergi, tapi yauda saya sih percaya-percaya dulu aja. perjalanan cukup lancar, kaki saya terasa panas karena hanya menggunakan sendal jepit.. But then, something happened.. How “fortunate”, ban motor bocor.. Sebelum perempatan kelapa gading dan pulomas. Untung ga jauh, sekitar 200 meter ada tukang tambal ban. Tapi ternyata ban dalam motornya sobek cukup parah terkena paku. Mau ga mau kita beli ban dalam baru, 30rb. Kalo mereknya IRC maybe worth it, tapi ini mereknya YAMASAKI, wew..
FYI, saya dan dudul juga punya sedikit kenangan di lokasi ini. Ini adalah lokasi di mana kita naik angkot setelah makan pisang ijo yang ga enak dan juga ga sesuai harganya di karebosi. Kita nunggu transjakarta ga di halte dekat perempatan itu..
sekitar 20 menit kemudian perjalanan dilanjutkan, tidak ada masalah, saya hanya melihat polisi yang sedang asik menarik umpan, pengguna motor di depan pool transjakarta. Yang mana seperti yang pop bilang kalo polisi akhir-akhir ini lagi demen nyari mangsa.. Masih aja.. Hehe..
Perjalanan lanjut biasa2 aja, dan tadaaa.. Kita udah nyampe harcomas..

@ Harcomas
di sini kita nyari game buat Harley Davidson, believe it or not, acing waktu di batam kemping di rumah teman kantornya yang satu ini selama satu bulan. David, sebutannya, punya usaha warnet di Batam. Acing tadinya mencari GTA IV buat David, tapi berhubung GTA IV versi PC 4DVD *baca=mahal*, maka acing mencari World of Warcraft, tapi di Harcomas ga ada yang jelas, jadi kita geser ke Mangga2Mall

@M2M
di sini kita ke Yogya dulu. Seperti kebiasaan saya kalo ke mangdu, saya selalu membeli minum disini, dan kali ini saya beli nutea honey. Lalu kita pun beranjak ke SW Computer. Saya nanya harga Xigmatek DK-S1283, tapi dia ga jual. Jadi saya nanya harga Sunbeam Core Contact Freezer. Dan harganya ternyata cukup lumayan, walaupun masih terhitung mahal, seingat saya harganya sekitar $38, tapi di M2M dilego $50. Hmm.. Yauda iklas2 aja deh. FYI bagi yang belum tau, yang saya omongin adalah Heatsink Fan Processor. Alat ini adalah pendingin prosessor, dan SCCF adalah heatsink peringkat ke-3 terbaik. Lanjut saya ke Viraindo, di sini saya membeli Mouse A4Tech X7, *again dul!.. Hehe..* kali ini saya beli versi XL-750F, dengan laser engine dan 2500dpi seharga 222rb.
Sebelumnya, saya pernah titip dudul beliin mouse A4Tech AK-47, dan dia *akhirnya* berhasil membeli mouse tersebut yang skrg saya pakai di PC. Sekarang AK-47 dilego 160rb.. Untung aja dulu saya nitip kamu dul.. Ga bisa lupa perjuangan kamu mencari “A Empat Teh Tujuh Kali”. Sebagai pembeda, AK-47 masih menggunakan optical engine dan 1600dpi, serta belum memiliki tombol 3x click dan tombol samping up-down.
Setelah itu, saya temani acing beli game di lt5 dan akhirnya dia memutuskan untuk membeli game world of warcraft+burning crusade 2dvd seharga 60rb. Lalu perjalanan pun kemudian kami lanjutkan tempat didin, alias PSEnterprise di ITC Mangga Dua

@ ITC Mangga Dua
didin masih tetep cantik aja, hehe.. Didin adalah pekerja di PSEnterprise yang mungkin paling cantik.. Hmm.. Korbannya si pau nih.. Haha.. Cukup2.. No gossip talk here.. Jadi saya membeli 4 game, godfather 2, afro samurai, resident evil 5, and street fighter iv. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke harcomas lagi untuk mengambil motor “what?? Jadi drtd keliling2 jalan kaki?? Yes, good question” dan kemudian kami beralih ke Sunter

Destination 2: Sunter Jaya DKI
seperti biasa, kita jalan lewat kemayoran, dan mengikuti arah yang sudah saya hafalkan tadi dengan melihat peta jakarta metropolitan 2009-2010. Tapi ternyata lokasi Sunter Jaya DKI, berbeda dengan Sunter Jaya. Untung aja si acing liat papan arahnya, dan lokasi dengan mudah ditemukan.
Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, di lokasi ini saya survey produk casing acrylic custom. Cukup lama waktu yang dibutuhkan bagi saya untuk mengambil keputusan bentuk casing seperti apa yang akan saya buat. Awalnya saya ingin casing seperti icute super18, tapi setelah melihat2, akhirnya saya memutuskan untuk membuat casing custom yang desktop. FYI, casing yang dimaksud desktop adalah yang “tidur”, sedangkan untuk casing vertikal disebut tower. Tentunya casing saya inginkan tidak instan jadi begitu saja, selain karena saya pun tidak memiliki uang sebanyak itu. Casing jadi sekitar 3minggu kedepan, saya tidak masalah, secara saya pun butuh waktu untuk mengumpulkan uangnya, dan kata sepakat tertulis dalam kuitansi, saya pun beralih ke kelapa gading setelah maghrib.

Destination 3: Kelapa Gading, Tanah Merah
latar belakang kali ini adalah kita akan ke rumah teman acing waktu kemping di rumpah Harley Davidson di batam. Vino namanya. Rumahnya di tanah merah, dekat pasar tradisional kelapa gading. Tujuan acing ke rmh Vino adalah untuk mengambil memory card kamera nya yang tertinggal di Batam, yang kemudian dibawakan oleh Vino yang baru plg dari Batam.
kejadian konyol pun terjadi saat menuju lokasi. Seperti yang dari awal saya katakan, saya ragu dengan sisa bensin di tangki, dan alhasil “keberuntungan” pun tak terhindarkan, ga jauh dari 212 wiro sableng seafood kelapa gading, motor acing mogok kehabisan bensin.. Halah2.. Cukup panik *karena saya tahu tidak ada pom bensin di radius terdekat*, namun setelah bertanya-tanya tukang tambal ban, ternyata satu-satunya tempat yang jual bensin terdekat adalah di tanah merah, yakni memang sesuai dengan lokasi yang dituju.
FYI, jika anda baca blog2 mengenai plan saya hari ini dan esok, it doesn’t happen. Upil yang seyogyanya merayakan bdaynya di bandar jakarta ga jadi. Tadinya mau makan di 212, tapi karena saya belum pulang upil jadi males, padahal sih sebenernya saya kan udah di gading juga.
Tapi yauda lah kalo gitu, tadinya sih ngarep ada makanan enak gratis.. Hehe.. Tapi intinya saya memang ga pernah merasa waktu saya selalu terikat setelah membuat suatu plan, bukan karena saya tidak konsisten, but because u can plan living, but u can’t plan life..
Lanjut cerita, akhirnya kita jogging sampe tempat bensin 2tax tersebut, cukup jauh, hampir 1km. Bensin pun terisi, acing kemudian mengkontak vino. Tapi tidak ada jawaban.. Haduh2.. Kalo inget telpon ga ada jawaban2 jadi inget si dudul akhir2 ini.. Hehe.. Oke lanjut acing pun kemudian mencoba bertanya2 pada penduduk sekitar, mencoba mencari2 sendiri, dan ternyata di sana “Jl Perjuangan”, nomor rumah diberikan secara acak, sehingga sulit untuk menemukan lokasi rumah berdasarkan alamat.
Keluar dari jalan perjuangan, lalu kami masuk lagi, kali ini acing memperoleh firasat untuk belok kiri “sebelumnya dipertigaan kita belok kanan”, terus berjalan, dan kemudian kita berhenti di dekat warung dan mencoba menelpon vino kembali….. Dan telepon pun diangkat.. Phew.. Akhirnya.. Sedikit bicara2 dan bingung, akhirnya saya bilang ke acing supaya ketemu di depan pasar tradisional kelapa gading saja.
Kita pun kemudian menuju pasar tradisional, dan berhubung saya cukup kelaperan, saya membeli baso dan s-tee. Berbeda dengan acing yang sulit keluar keringat, saya sangat cepat untuk dehidrasi, karena itu saya selalu minum minuman yang manis.
Lalu vino tidak lama muncul, dan akhirnya kita jalan ke rumah vino.. Lho knp? Saya sih udah naik motor, tapi vino vespanya kehabisan bensin “not again??” lalu dia pun mendorong motornya sepanjang perjalanan ke rumahnya. Di pertigaan, ternyata vino belok kanan.. Wow acing bagus juga firasatnya.. Tapi yang lebih mengagetkan, the most fortunate thing is…

@ Vino’s
Ternyata rumah vino tepat di sebelah warung tempat kita berhenti, tempat di mana telepon acing diangkat oleh vino..
Jika vino keluar dari rumahnya lebih cepat, mungkin kita tidak perlu menunggu di depan pasar dan vino tak perlu mendorong2 vespanya.. Hehe..
Vino ternyata adalah orang batak, di rumahnya ada Marcell, yang juga teman Vino dan Acing waktu di Batam. Sama, marcell juga orang Batak, Vino memiliki 2 adik perempuan, sedangkan Marcell memiliki 1 kakak perempuan dan 1 adik perempuan.. Sedikit ngobrol sambil ntn tv saya menunggu acing yang mengambil memory card nya yang ternyata ada di lokasi yang sejauh 15menit dari rumah Vino, yang ternyata usut punya usut lokasi tersebut adalah Kemayoran. Sebelumnya mekel n dagor kontak acing kalo mereka mau ke rmh saya karena plan kita adalah ntn bola bareng “lagi”, dan saya minta mereka untuk datang duluan ke rmh saya, spy dude ada teman bermain.
Saya pun menunggu cukup lama, untung saja suasana di sana cukup hangat, ortu Vino sangat baik. Tapi karena hari semakin larut, dan acing akhirnya kembali dari kemayoran, kami pun akhirnya pamit dan pulang pada pukul 21.00. Perjalanan pulang kali ini lancar, tanpa masalah sedikitpun..

@ Home
acing pulang dulu ke rmh utk menyimpan motor dan dinner. Mekel dan dagor udah dtg. Mereka lg asik main, dagor main dota dgn dude dan mekel asik maen hape.. Hehe.. Sedikit laporan ke pop apa yg udah dibeli, lalu saya makan sop sapi dan sate.. Masih kenyang sih sbnrnya karena makan baso dan kue yang disuguhkan di rmh Vino. Dude ternyata blom makan juga, dan dia akhirnya makan dulu setelah beres sesi main dota dgn dagor. Saya pun udah ga sabar memasang SCCF. Dan dengan usaha yang pantang menyerah saya akhirnya selesai memasang SCCF pada pukul 00.02, saya melihat hp saya yg sblmnya menerima message, dan ga lain ga bukan ini merupakan sms dari orang yang paling saya harapkan untuk memberikan selamat bday pada saya, dudul.. Meski message nya ga lain ga bukan merupakan message yang sama dengan yang diberikan oleh ihsan mikro di saat dudul bday, minus bunga-bungaan.. tapi yauda maybe memang sampe itu jatah saya, bahkan dia juga ga menyebutkan message itu untuk siapa, maybe ternyata si dudul punya temen yang bernama dan bertanggal lahir sama seperti saya, sehingga ia jadi salah kirim.. Tapi saya ucapkan terima kasih, seandainya itu memang ditujukan untuk saya..
Acing, pun kemudian menjadi org kedua yang mengucapkan selamat kepada saya disusul cs yang hobi nelpon malem2..
And that’s the end of my 21st..

~i knew u DO still care about me, and it’s not gonna be the end of my feelings for u~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: